Ini Dia Sisi Positifnya Tinggal Di Kost Campur Cewek – Cowok

Walau di kota besar sekalipun, pada umumnya kost memang terbagi jadi dua, menurut jenis kelamin penghuninya. Tapi, ada juga kost campur yang tak peduli apakah penghuninya putra atau putri.

Walau perbedaan antara kost khusus cowok/cewek dan kost campur hanya ada di jenis kelamin penghuninya, ternyata ini menghasilkan banyak konsekuensi yang nggak sederhana. Ada banyak hal yang cuma dirasakan oleh kamu penghuni kost campur semata. Hal-hal seperti apa aja sih?

1. Biarpun kost campur bisa dibilang masih jarang, ternyata kamu dan sesama penghuninya adem-ayem aja. Kalian bahkan bisa saling membantu dalam simbiosis mutualisme.

Karena keragamannya, para penghuni kost campur bisa saling melengkapi dengan baik. Yang cewek bisa minta bantuin temen-temen cowok buat melakukan hal-hal berat yang biasanya susah dilakukan cewek seperti benerin motor, ngangkat galon, atau benerin listrik di kamar. Sementara yang cowok bisa dibantu dengan dimasakin atau dibantu saat bersih-bersih kostan oleh yang cewek. Sip, saling bahu membahu dengan keahlian masing-masing.

2. Tapi masih ada aja orang-orang yang terkejut atau berpikir curiga ketika mengetahui kamu tinggal di kost campur.

Nggak heran kalau di sejumlah daerah, masih ada pandangan miring tentang kost campur. Sebab, nggak bisa dipungkiri, memang masih ada sejumlah tempat maksiat yang melabeli diri sebagai kost-kostan dan dibiarkan begitu saja hingga akhirnya digrebek dan diberitakan di media masa. Akhirnya nama kost campur sering terkena imbasnya.

Kamu mungkin masih akan menemukan teman atau kenalan yang terperajat waktu mendengar kamu tinggal di kost campur. Tapi ya, mau gimana lagi? Yang bisa kamu lakukan hanyalah menjelaskan bahwa kostmu adalah kost biasa saja yang aman dan tidak aneh-aneh.

3. Padahal kost campur juga punya aturannya sendiri… Malah biasanya, aturannya lebih tegas.

jdhfsjds

Berkebalikan dengan yang dipahami sebagian orang, kost campur (yang oke) biasanya malah punya peraturan yang lebih tegas lho! Memang tamu cowok maupun cewek bisa bebas keluar masuk sesukanya, bahkan bertamu sampai ke kamar. Tetapi semua selalu diawasi dengan seksama oleh penjaga maupun ibu/bapak kost.

Pengurus kost selalu meminta data diri yang jelas dari para penghuni dan orang yang menginap juga kerap diminta melapor dulu. Selain untuk menghindari kegiatan yang tidak menyenangkan, langkah pengawasan ini juga untuk menjaga keamanan lingkungan kost.

4. Meskipun, yah… drama cinta lokasi antar penghuni sesekali terjadi tanpa bisa dicegah.

Mau bagaimana ya, namanya juga tinggal serumah. Bisa hampir setiap hari bertemu dan berinteraksi. Nggak mustahil kalau pelan-pelan benih-benih cinta merekah di antara para penghuni kost. Kadang ada juga drama-drama a-la sinetron yang terjadi, tapi itu sudah menjadi bumbu kehidupan ngekost yang kamu nikmati.

5. Kalau sudah ada cinta lokasi, biasanya sang ibu kost jadi was-was dan memutar otak agar penghuni yang pacaran nggak berbuat aneh-aneh.

Kurang lebih rules yang sama juga diberlakukan di kostan kamu kalau sudah ada yang ketahuan menjalin hubungan. Kalau pun nggak dimita keluar, kamarnya bakal dipisah jauh-jauhan. Ada juga yang jadi dapat pengawasan penuh oleh ibu kost hahaha.

6. Tuh ‘kan? Tinggal di kost campur juga bukan berarti maksiat. Nggak tahu kenapa deh masih aja ada orang yang su’udzhan

Padahal kamu sebagai penghuni ya selow-selow aja. Biasa menjalani hidup layaknya di kostan khusus pria atau khusus wanita. Nggak ada tuh kepikiran mau macam-macam atau melakukan hal aneh-aneh. Tujuanmu ngekost di sana hanya agar ada tempat tinggal layak selama merantau. Malahan kamu merasakan beberapa manfaat setelah tinggal di kost campur.

7. Tinggal di kost campur sebenarnya memberimu banyak pelajaran hidup, contohnya jadi lebih toleran dan menghadapi lawan jenis

Akan ada banyak orang yang seliweran dalam kost campur, lebih majemuk daripada dalam kost khusus wanita atau pria. Berada di dalam lingkungan yang lebih beragam otomatis akan membuatmu belajar untuk lebih toleran dan open minded.

8. Bukan ngeles, kalau kamu bilang keterampilan komunikasi dan bersosialisasimu terasah dengan tinggal di kost campur ini

PC100007

Guyub, mempererat hubungan antar penghuni & menjalin silaturahmi. Kamu bakal lebih tertantang dan terlatih untuk berkomunikasi plus bersosialisasi secara umum. Apalagi kalau sebelumnya kamu termasuk orang yang pemalu untuk bicara dengan lawan jenis. Sedikit demi sedikit keraguanmu dalam hal bercengkrama dengan banyak orang akan luntur, berganti menjadi percaya diri.

Baca juga : Tipe-tipe Ibu Kost Keren Favorit Mahasiswa

9. Penghuni yang lebih plural juga melatihmu membawa diri di antara orang-orang dengan berbagai latar belakang

POL-6

Selain perbedaan gender yang menambah keragaman penghuni kost campur, masih ada lagi perbedaan latar belakang dan daerah asal yang akan menambah warna dalam kehidupan bermasyrakatan di kostmu. Dengan begini kamu jadi lebih terbiasa untuk membawa diri di sekitar orang yang latar belakangnya beraneka ragam. Menjadikanmu lebih luwes menghadapi berbagai macam orang.

10. Gak cuma itu saja, kost campur juga relatif lebih aman. Cctv dan sekuriti lazim ditemui di tempat tinggal ini

cctv-roof-garden

Jangan salah, sebagian besar pengelola kost biasanya sudah sadar akan resiko keamanan dari kost campur yang aliran pengunjungnya lebih tinggi dibanding kost khusus. Banyak orang bisa datang dan pergi ke kost campur karena aturan tentang tamu yang lebih luwes. Untuk mengatasinya biasanya kost campur yang bagus dilengkapi dengan cctv atau penjaga dan sekuriti sehingga keamanannya lebih terjamin.

11. Pada akhirnya kamu yakin, kost campur itu nggak selamanya buruk dan kost khusus putra/putri juga nggak selamanya baik

Baik-buruknya sebuah kosan ternyata tidak bergantung pada statusnya sebagai kost campur atau kost khusus cewek/cowok. Baik-buruknya sebuah kost itu ditentukan sama penghuninya. Walaupun kostnya nggak campur, kalau peraturan yang ada nggak dilaksanakan sebagaimana mestinya, toh banyak hal gawat yang bisa terjadi di sana. Sebaliknya, walaupun kamu tinggal di kost campur, selama penghuni lainnya baik-baik saja kamu tidak akan menemui masalah, kok.

Yang penting adalah menjaga tingkah laku dan kesopanan sehingga kehidupan selama ngekost menjadi kondusif dan aman. Dan tentu saja, tetap berteman dengan tetangga supaya ada teman ngangkat galon sampai tempat buat cerita. Sepakat ‘kan?

Sumber : hipwee.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *